FGD Industri Batik Malang Berkelanjutan: Batik Seng Naik Kelas Bersama PLN


Batik Seng mengambil langkah strategis menuju tahun 2026 melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) yang difasilitasi oleh PT PLN Nusantara Power UP Brantas. Forum ini menjadi bagian penting dalam memperkuat arah pengembangan Industri Batik Malang Berkelanjutan, sekaligus menegaskan komitmen Batik Seng Naik Kelas secara kualitas, manajemen, dan daya saing.

FGD dilaksanakan di workshop Batik Seng dengan melibatkan seluruh elemen tim perajin, desainer, tim produksi, hingga pemasaran. Setiap peserta diberi ruang menyampaikan jejak pendapat berdasarkan pengalaman kerja selama satu tahun terakhir. Evaluasi dilakukan secara terbuka, mencakup efektivitas proses produksi, standar kualitas, inovasi motif khas Malangan, serta strategi penguatan pasar.

Dalam diskusi tersebut, muncul beberapa fokus strategis untuk program 2026. Pertama, peningkatan efisiensi produksi tanpa mengurangi karakter dan kualitas khas Batik Malang. Kedua, konsistensi penggunaan bahan ramah lingkungan sebagai bagian dari komitmen industri berkelanjutan. Ketiga, penguatan kapasitas SDM melalui pelatihan teknis dan manajerial. Keempat, optimalisasi branding dan digitalisasi untuk memperluas jangkauan pasar.

Sebagai fasilitator, PT PLN Nusantara Power UP Brantas menekankan pentingnya forum partisipatif sebagai dasar penyusunan program pembinaan yang tepat sasaran. Hasil FGD ini akan dirangkum menjadi pijakan roadmap 2026 agar pertumbuhan Batik Seng lebih terarah, terukur, dan berdampak bagi ekosistem UMKM Batik Malang.

Melalui sinergi ini, Batik Seng tidak hanya menargetkan peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga memperkuat posisi sebagai bagian dari Industri Batik Malang Berkelanjutan. Semangat Batik Seng Naik Kelas menjadi energi kolektif untuk tumbuh lebih profesional, adaptif, dan berdaya saing tanpa meninggalkan nilai kearifan lokal dan tanggung jawab terhadap lingkungan.


0 Komentar